Kamis, 04 Juni 2015

TATA CARA PENGGUNAAN KOMPUTER

Ketika kita menggunakan komputer dan kadang-kadang kita merasakan rasa lelah, nyeri khususnya dibagian tangan, atau mata terasa penat, Hal tersebut bisa disebaban karena kita salah didalam mengatur posisi anggota tubuh kita. Kita harus mengatur posisi sehat di depan komputer, seperti pada tulisan sebelumnya mengenai lelah ketika mengetik di depan komputer yang ‘diadopsi’ dari posisi ketika bermain piano.

Mungkin ada baiknya kita mulai sekarang mengatur letak komputer atau posisi tubuh kita ketika menggunakan komputer, apalagi jika kita rutin menggunakannya dan cukup lama penggunaannya. Bagaimana sich posisi sehat tersebut? Berikut ini beberapa kiat yang bisa kita terapkan;
Posisi Tubuh: 

Badan pada posisi tegak didepan komputer dan jarak pandang antara mata dan monitor sekitar 45-70cm.

Letak posisi Komputer: 

Bagi pengguna komputer desktop, sesuaikan posisi keyboard, monitor, dan mouse agar kita bisa mendapatkan posisi yang cocok untuk tubuh kita (seperti pada no 1).

Penggunaan Mouse: 

Ketika menggunakan mouse usahakan agar pergelangan tangan berada pada posisi tidak menggantung atau lebih rendah dari mouse. Usahakan agar posisinya sejajar antara pergelangan tang

ETIKA MENGGUNAKAN HANPHONE





1. Mengangkat Telepon
Angkat telepon masuk sebelum berdering untuk ketiga kalinya dan sapa penelpon dengan ramah, santun dan antusiasme yang tidak berlebihan.

2. Atur Suara dan Tata Bahasa
Atur volume agar tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Ucapkan kata – per kata dengan jelas dan pengucapan yang benar sehingga penelpon tidak salah paham.

3. Berikan Perhatian Penuh
Curahkan perhatian sepenuhnya kepada penelpon ketika sedang menerima telepon dan hentikan sejenak kegiatan kita.
Hindari menerima telepon sambil makan atau minum, membaca majalah atau mengerjakan hal lainnya.
Simak informasi yang diberikan dengan seksama, dan bila penelpon ingin meninggalkan pesan catat dengan benar dan teliti.
Jika kurang jelas, minta dengan sopan penelpon untuk mengulangi informasi yang dia sampaikan.










4. Sambungan Telepon
Terkadang telepon yang kita terima ditujukan untuk seseorang yang berada dalam perusahaan tersebut, utamanya jika berperan sebagai sekretataris atau asisten pimpinan.
Sebelum menyambungkan telepon dengan pihak lain, tanyakan dengan sopan dan jelas mengenai identitas penelpon dan tujuannnya.
Dan sebelum menyambungkan telepon dengan pihak yang dimaksud, biasakan untuk meminta izin pada pihak yang terkait untuk menyambungkan telepon.
Jika pihak terkait menolak untuk menerima telepon, ungkapkan dengan sopan pada penelpon bahwa pihak terkait sedang telepon dan tanyakan apakah penelpon ingin meninggalkan pesan.

5. Menutup Telepon
Jaga kesopanan selama melakukan pembicaraan dengan penelpon dan jangan pernah menggunakan kata – kata yang bernada sombong atau meremehkan penelpon.
Tutup telepon setelah penelpon menutup telepon terlebih dahulu. Dan ucapkan salam dan terima kasih sebelum mengakhiri pembicaraan. (nn)

SUMBER: http://indobeta.com/5-etika-dalam-menerima-telepon/9242/